2 R = 6 x 9 cm
3 R = 8.9 x 12.7 cm
4 R = 10.2 x 15.2 cm
5 R = 12.7 x 17.8 cm
6 R = 15.2 x 20.3 cm
8 R = 20.3 x 25.4 cm
8 R (plus) = 20.3 x 30.5 cm
10 R = 25.4 x 30.5
10 R (puls) = 25.4 x 38.1 cm
April 9, 2010
harbhag Howto's Ubuntu, canon, pixma, mp250, mp258, sohal, harbhag,ubuntu-canon, canon . scanner, canon pixma mp258, canon pixma mp250 series92 Comments
If you are using any Debian Based distro like Ubuntu then you need to follow the following steps .
1. Download the driver from Here
2. Open the archieve and there will be two .deb files (cnijfilter-common_3.20-1_i386.deb and cnijfilter-mp250series_3.20-1_i386.deb) , now install them and connect your Printer and print the test page .
if you are using RPM based distro then you need to follow the following steps .
1. Download the drivers from Here
2. Open the archieve and there will be two .rpm files , now install them and connect your Printer and print the test page .
For Arch Linux ( 32bit only)
1. Download PKGBUILD file Here
2. Open the archieve and you will get a folder named “cnijfilter-mp250″ , now open the terminal and cd to that folder and issue the following commands
(a) makepkg -s –asroot
(b) pacman -U filename.pkg (where “filename” is the name of the file that is just created in the “cnijfilter-mp250″ folder with extension .pkg)
Now connect your printer and print the test page
Getting Scanner To Work in Ubuntu
I have noticed that some users are not able to get their scanner to work while the printer is working fine . So i found the solution online and here I am going to share that solution with you guys . All you need to do is just to issue the following commands in the order shown below :
1 . Download the scanner drivers for for Ubuntu here .
2. Extract the package by double clicking it and you will find two .deb files (scangearmp-common_1.40-1_i386.deb and scangearmp-mp250series_1.40-1_i386.deb) in it . Just install both the files .
3. Now open your terminal and issue the following command
sudo apt-get install libusb-dev build-essential
4. Now we need to get sane-backened so issue the following commands .
sudo apt-get install git-core
git clone git://git.debian.org/sane/sane-backends.git
completion of this step depends upon the speed of your internet and it may take some time if you are on slow connection so pls be patient
5. The above command will save the sane backend in your home directory with the namesane-backends . So now you need to go to that directory . If you are already in your home directory then issue the following command .
cd sane-backends
6. No we can run the configuration of the package with the following command:
./configure --prefix=/usr --sysconfdir=/etc --localstatedir=/var
7. Once the configuration is complete we need to compile the package so issue the following command .
make
This process may take a while to complete .
8. The last step is to install the package so issue the following command :
sudo make install
9. The scanner is now installed, however the permissions still need to be set. To set the permissions we will create a new file that will allow usage of the scanner. In the terminal, open Gedit:
sudo gedit
Once the gedit is open copy paste the following text in it
SUBSYSTEM==”usb”, ENV{DEVTYPE}==”usb_device”, MODE:=”0666″ SUBSYSTEM==”usb_device”,MODE:=”0666″and save this file in your /etc/udev/rules.d directory with the name 40-scanner-permissions.rules
Your PIXMA MP250 scanner is now installed. You many now start scanning using Xsane scanning-utility .
Note : If you have any problem with the following procedure and you still cant get your printer/scanner to work then ask me for help in the comments I am always ready to help, and you can do me favor by linking this blog to your site and recommending it to your friends .
Note: Canon Now provides drivers for 64Bit Version of Ubuntu also.
2 x 3 Rp. 500 / lembar
3 x 4 Rp. 750 / lembar
4 x 6 Rp. 1.000 / lembar
2R Rp. 1.000 / lembar
3R Rp. 2.000 / lembar
4R Rp. 2.500 / lembar
5R Rp. 5.000 / lembar
8R/10R Rp.10.000 / lembar
ongkos foto
pas foto Rp. 2.000 / 1 x jepret
scanner Rp. 1.000 / 1 x jalan
ganti warna background pas foto Rp. 1.000 / lembar
| 2R | Rp. 800 |
| 3R | Rp. 1,000 |
| 4R | Rp. 1,000 |
| 5R | Rp. 3,500 |
| 6R | Rp. 4,000 |
| 8R | Rp. 6,500 |
| 8RW | Rp. 8,000 |
| Pasphoto 4x6 (8 pcs) | Rp. 10,000 |
| Pasphoto 3x4 (10 pcs) | Rp. 10,000 |
| Pasphoto 2x3 (12 pcs) | Rp. 10,000 |
| Pasphoto 5x5 (4 pcs) | Rp. 10,000 |
| 16R | Rp. 75,000 |
| 20R | Rp. 100,000 |
| 24R | Rp. 115,000 |
Warnet (Warung Internet)/Internet Cafe kini semakin akrab ditelinga kita dan bukan tergolong barang langka lagi, bahkan hampir disetiap pojok dapat kita temui yang namanya warnet ini, jadi inget pas jamannya wartel menjamur dulu bisnis wartel saat itu sangat menyenangkan, namun kini disaat Ponsel merajalela wartel harus menyingkir perlahan-lahan. Begitulah suasananya saat ini, banyak orang yang berminat bisnis di bidang warnet ini, tak heran persaingan pun kian sengit, dan perlu teknik dan pengalaman yang memadai untuk tetap bertahan di bidang ini, saat ini merebut hati pelanggan bukan hanya dari banting-bantingan harga namun juga dengan meningkatkan kualitas pelayanan itu sendiri
Berikut beberapa hal yang menurut pengamatan saya perlu diperhatikan dalam per-warnet-an:
Tips Warnet pada umumnya :
Lokasi
Pemilihan lokasi sangat penting sekali sebelum memulai usaha warnet, sebaiknya pilih lokasi yang lingkungannya orang-orang sudah melek internet.
Lokasi sekitar kampus dan sekolahan, perumahan-perumahan kelas menengah biasanya menjadi incaran para pemain warnet. Jadi jikapun sudah ada warnet di sekitar tempat-tempat tersebut jangan takut untuk bersaing, tentu saja dengan cara yang sportif, dan ingat lakukan pendekatan yang bersahabat dengan pemain lama
Koneksi
Koneksi dan bandwith merupakan aset yang sangat berharga dalam bisnis ini, juga merupakan salah satu alasan konsumen memilih warnet, koneksi dengan bandwith tinggi tentu saja tidak murah, namun jika dalam suatu lingkungan terdapat cukup banyak warnet sebaiknya bekerja sama dan gotong royong dalam hal ini. Dengan gotong royong kita dapat membeli bandwith yang tinggi dan dibagi antara warnet-warnet tadi, perhitungannya dengan ongkos yang sama kita mendapat bandwith beberapa kali lipat dibanding jika setiap warnet jalan sendiri-sendiri.
Tidak cukup hanya itu, karena bandwith adalah aset maka harus di manaje seoptimal mungkin, sebaiknya dibuat sistim bandwith manajemen dan traffic shaping untuk membagi koneksi.
Bayangkan kalau bandwith tidak di manaje, jika ada satu konsumen mendownload file yang besar dan dengan program downloader tertentu, bandwith akan terkuras dan tentu saja konsumen yang lainnya jadi terganggu kenyamanannya berinternet.
Jangan ragu-ragu berinvestasi dalam hal ini jika perlu beli router yang handal, dan tidak ada salahnya jika memakai 2 ISP atau 2 koneksi dan koneksi International dan IIX dipisahkan.
Tempat & Suasana
Ciptakan suasana senyaman mungkin, ruangan yang sejuk, layout tempat yang lega dan terjaga privacy, kursi dan meja yang nyaman, dan konsumen bisa memesan makanan dan minuman ringan, jika perlu sediakan tempat khusus bagi konsumen yang merokok, serta koneksi instant/wireless bagi konsumen yang membawa notebook.
Komputer & Accessoriess
Gunakan komputer yang cukup canggih, keyboard dan mouse yang nyaman, kalau perlu monitor LCD sehingga mata konsumen tidak cepat capek dan lama browsingnya. Lengkapi accesoriess seperti headset dan webcam, card reader,dll.
Layanan Tambahan
Sediakan layanan tambahan seperti burning CD/DVD,Scan Virus, printing, scanning, cafe, dll.
Personel
Carilah operator yang supel dan cukup mengerti internet (browsing, email, chatting).
Serta harus ada Technical Support yang cukup mengerti masalah networking dan security serta siap sedia jika ada troubel di warnet.
Manajemen
Gunakan program billing yang lengkap dengan POS, dan laporan yang komplit sehingga anda dapat memantau perkembangan warnet dengan akurat.
Jangan melupakan peran karyawan anda dalam maju-tidak nya warnet anda, beri kenyamanan mereka bekerja, waktu istirahat yang cukup serta income yang memadai.
Tingkatkan terus dan lengkapi pelayanan warnet anda.
Promosi
Promosi harus gencar dan titik beratkan promosi anda dalam hal pelayanan, ciptakan sistim pertarifan yang bervariasi, voucher, member, dll.
Rangkul konsumen anda, adakan even-even khusus misalnya training gratis bagi member, doorprize, snack gratis, dll.
Tip's tambahan untuk Warnet Linux :
Bagi warnet-warnet besar dan game center memang bisa saja menggunakan Software Ms. Windows Original serta menandatangani MSRA.
Tapi bagi warnet-warnet menengah serta yang menyukai kebebasan berekspresi, Linux/GNU tetap menjadi pilihan yang utama. Namun tentu saja perlu perjuangan tersendiri agar bisa bersaing dengan warnet-warnet Microsoft Based, antara lain dengan :
Distro
Pilihlah distro yang umum digunakan, simpel dan friendly. Jika perlu modifikasi distro-distro tersebut sehingga tidak terlalu asing bagi konsumen.
Bikin shortcut di desktop dari program-program yang sering digunakan untuk memudahkan konsumen. Sangat banyak pilihan aplikasi di Linux pilihlah aplikasi-aplikasi yang paling sederhana penggunaannya.
Bekerjasamalah dengan warnet linux lainnya agar kompak dalam pemilihan distro, sehingga konsumen tidak dibuat bingung oleh banyaknya distro di linux.
Komputer
Pilihan spesifikasi CPU yang seragam sehingga tidak terlalu merepotkan dalam hal setting dan driver.
Pilihlah peripheral seperti printer, scanner, dll yang dikenali atau paling tidak dapat bekerja di linux.
Informatif
Berikan informasi seluas-luasnya kepada konsumen tentang Linux/GNU, barangkali diantara mereka sangat asing dengan OS ini.
Beri petunjuk praktis pengoperasian OS ini, jika perlu tempel di depan komputer. Informasikan equivalen software-software yang biasa mereka temui di Windows, misal untuk browsing pake Firefox, untuk ngetik pake OOwriter, dll.
Tidak ada salahnya membuat buku panduan penggunaan khusus dan letakkan di dekat komputer.
Personel
Latihlah operator agar cukup menguasai Linux/GNU secara umum, jadi ketika konsumen menemui kendala dan bertanya si operator tidak kelagapan menjawabnya.
Promosi
Adakan training gratis untuk merangkul konsumen, kampanyekan penggunaan Linux/GNU dalam keperluan sehari-hari. Sediakan CD distro-distro sehingga konsumen bisa mencoba dirumah.